Ini Kecamatan Yang Tergabung Dalam Pidie Sakti, Calon Kabupaten Baru yang Kini Diperjuangkan

SHARE


SIGLI - Tercatat 12 kecamatan siap bergabung dengan Pidie Sakti, yang kini diperjuangkan lepas dari induknya Pidie.
Pemekaran Pidie Sakti telah didengungkan pada awal tahun 2018.
Bahkan, tokoh mewakili dari kecamatan sudah dua kali menggelar pertemuan untuk mendeklarasikan Pidie Sakti.
Pertemuan dilaksanakan, Minggu (25/8/2018), di salah satu cafe Beureunuen.
Dalam pertemuan tersebut, panitia pemekaran meminta kecamatan untuk mengirim tiga perwakilannya.
Namun, perwakilan kecamatan yang datang lebih dari tiga orang.
"Dari 12 kecamatan yang masuk dalam pemekaran Pidie Sakti, hanya perwakilan dari Geumpang tidak hadir. Mungkin kecamatan itu letaknya jauh," kata Ketua Pemekaran Pidie Sakti, Bakhtiar Yusuf, kepada wartawan, Minggu (25/8/2019).
Ia menyebutkan, 12 kecamatan yang masuk dalam Pidie Sakti adalah Kecamatan Geumpang, Mane, Tangse, Keumala, Titeu, Mutira Timur, Mutiara, Glumpang Tiga, Glumpang Baro, Kembang Tanjong, Sakti dan Tiro.
"Kita minta doa dan restu masyarakat sehingga pemekaran Pidie Sakti akan betul-betul terwujud," pungkasnya. 
Bahas Sejumlah Poin
Seratusan tokoh membahas deklarasi pemekaran Pidie Sakti di salah satu cafe di Beureunuen, Pidie Minggu (25/8/2019).
Sejumlah poin penting menjadi agenda pembicaraan dalam pertemuan tersebut, untuk mewujudkan pemekaran Pidie Sakti.
Sebelumnya Kabupaten Pidie harus melepaskan delapan kecamatan dan 222 gampong menjadi bagian pemekaran Pidie Jaya.
Kini, Pidie Sakti juga akan menjadi kabupaten baru yang bakal memisahkan dari kabupaten induknya.
"Pertemuan dengan seratusan tokoh membahas Pidie Sakti merupakan yang kedua kali kami menggelar pertemuan," kata Ketua Pemekaran Pidie Sakti, Bakhtiar Yusuf, kepada wartawan, Minggu (25/8/2019).
Ia menyebutkan, sejumlah poin dibahas dalam pertemuan yang digelar pukul 14.00 WIB. Yakni, persiapan kelengkapan adminitrasi deklarasi.
Lalu, penentuan tanggal dan tempat, sumber dana, pembentukan panitia deklarasi, konsep deklarasi serta logo dan lambang Pidie Sakti.
"Makna logo untuk Pidie Sakti juga masuk dalam pertemuan bersama tokoh," jelasnya.
Ia menambahkan, tingginya keinginan masyarakat untuk mewujudkan Pidie Sakti.
Salah satu bukti, setiap digelar pertemuan selain dihadiri tokoh lokal juga dihadiri tokoh dari Banda Aceh. (*)
SHARE