HEBOH Bocah Dikira Meninggal Karena Kelaparan, Ini Faktanya: Masih Hidup & Ditangisi Ayah Tiri

SHARE


DEPOK - Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan seorang bocah pemulung laki-laki asal Depok dikira kelaparan dan meninggal dunia.
Ternyata diketahui bahwa kabar tersebut bohong alias hoaks, karena bocah pemulung itu ternyata masih hidup hingga saat ini.
Bocah itu bernama Dedi Putra Anggara (12), warga Gang Sarikaya, Depok Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok.
Dikutip TribunStyle.com dari TribunJakarta, Angga bocah pemulung ini ditemukan oleh sang ayah tiri, Samsudin.
Samsudin awalnya syok dan was-was saat mendengar kabar bahwa anaknya meninggal dunia.
Saat itu ia langsung pergi ke awasan Bojongsari, Sawangan, Depok untuk bertemu dengan Angga.
"Jadi tetangga ada yang tau lokasi video Angga yang viral itu, langsung kesana berdua naik motor," ujar Dewi Oktaviani (42) ibunda Angga di kediamannya, Senin (19/8/2019), dikutip dari TribunJakarta.
Samsudin yang berhasil bertemu Angga langsung menangis dan memeluk sang anak.
"Alhamdulillah Angga ada, lagi beli nasi goreng. Langsung saya turun saya peluk, gak kuat saya nangis," kata Samsudin.
Samsudin pun meminta maaf lantaran ia belum bisa memenuhi segala kebutuhan Angga.
“Maafin bapak nak, bapak belum bisa menuhin kebutuhan Angga selama ini,” ucap Samsudin yang menangis sambil merangkul Angga.
Samsudin juga meminta maaf lantaran tidak bisa menjaga Angga karena keterbatasannya.
"Maafin bapak, gak bisa jagain Angga. Keadaan bapak kayak gini. Maafin bapak juga ya," tambah Samsudin sembari menangis.
Saat ini, Samsudin berprofesi sebagai penjual siomay keliling untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Sedangkan ibu kandung Angga, Dewi Oktaviani (42) berprofesi sebagai ibu rumah tangga yang kerap membantu penghasilan suaminya dengan berjualan makanan.
Samsudin merupakan ayah tiri Angga.
Ayah kandungnya telah meninggal dunia sejak Angga berusia 4 tahun.
“Ayah Angga sudah meninggal sejak dia masih umur empat tahun, kemudian saya menikah sama bapak (Samsudin). Bapaknya juga sayang banget sama dia sudah kaya anak kandung sendiri,makanya sejak dengar kabar Angga meninggal dia panik terus sampai nyari kemana-mana," ujar Dewi.
Instagram/makassar_iinfo ()
Sebelum ditemukan dan beritanya viral, Angga rupanya kabur dari rumah sejak awal bulan Juni 2019.
Angga nekat kabur dari rumah lantaran untuk memulung demi membantu perekonomian keluarga.
”Angga bilangnya mau memulung, sudah saya larang dia tetap maksa katanya mau bantu saya, sejak saat itu Angga gak pulang ke rumah,” ujar Dewi menahan air matanya.
Ketika kabur, Angga mengaku dirinya sempat takut untuk pulang ke rumah.
Ia takut dimarahi orang tuanya.
Kendati demikian, saat ini Angga sudah kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.
Angga juga berjanji untuk tidak lagi kabur dari rumah dan kembali bersekolah.
Video bocah pemulung yang duduk tak sadarkan diri sebelumnya beredar luas di media sosial.
Dalam video yang beredar, memperlihatkan seorang bocah yang menunduk tidak memakai alas kaki, sembari membawa karungnya.
Tak hanya itu, dalam tangannya juga terlihat memegang uang Rp 2 ribuan.
Bocah yang mengenakan baju merah dan celana pendek warna hitam itu dihampiri oleh beberapa orang yang berusaha membangunkannya.
Namun, tubuh kecil angga tetap tidak bergerak.
Dalam video yang beredar, bocah pemulung itu diinformasikan telah meninggal dunia karena lelah dan kelaparan.
Namun, belakangan terkuak fakta bahwa bocah itu masih hidup.
Fakta tersebut diberitahukan oleh pemilik akun Instagram @sayaphati, Senin (19/8/2019).
Dalam informasinya diberitahukan bahwa bocah pemulung tersebut bernama Angga.
Saat divideokan, ia hanya ketiduran karena kelelahan.
Lokasi saat Angga tertidur itu di Jalan Pitara, Beji, Depok, Jawa Barat.
Kondisi Angga saat ini dalam keadaan sehat dan sudah bersama keluarganya.
Tidak hanya itu, turut diposting juga video yang memperlihatkan kondisi Angga yang dalam keadaan sehat.
"Kemarin video yang entah dari mana awalnya menyatakan bahwa ada anak kecil, seorang pemulung yang meninggal dunia karena kelaparan dan kedinginan. dan kami pun berusaha mencari tau kebenarannya.
Kami cari cari info di FB, IG dan Twitter dan alhasil kami pun menemukan titik terang dimana lokasi anak tersebut saat di videokan, yaitu di sekitaran Beji, Depok, Jawa barat. dan tidak selang berapa lama, kami pun semakin banyak mendapat titik terang saat mencari tau keberadaan anak yang ada di dalam video tersebut.
Akhirnya anak yg ada di video tersebut bisa disimpulkan adalah Angga, Anak kecil yg berjuang untuk tetap bertahan hidup dengan memulung rongsokan, seorang yatim dan seorang anak yg dimana sudah di tempa oleh kerasnya keadaan hidup," tulisnya pada caption.
"Angga di kabarkan pergi dari rumah sejak bulan puasa sampai saat video itu viral, dan pihak keluarga juga membenarkan bahwa video itu adalah angga, dan mereka sangat kaget dengan video yg viral tersebut yg mengatakan angga sudah meninggal.
Kami berserta keluarga angga berusaha mencari tau dimana keberadaan angga, dibantu oleh tim dan keluarga alhamdulillah akhirnya semalam angga bisa ditemukan dalam keadaan sehat wal afiat, di sekitaran Bojong Sari, Depok dan saat ini angga sudah kembali bersama keluarga nya.
Angga adalah korban HOAX yang disebarkan oleh oknum yg tidak bertanggung jawab," tulis akun tersebut.
SHARE