Gadis Paskibra Ini Belum Ditemukan, Hilang Usai Upacara Penurunan Bendera, Sudah Lapor ke Polisi

SHARE


BLORA - Sudah nyaris dua pekan ini, gadis anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) asal Desa Waru, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menghilang tanpa jejak, Rabu (28/8/2019).
Ia adalah Nira Damayanti (15), siswi kelas 1 SMK Bhina Mulya, Blora.
Nira, sapaannya, mulai menghilang usai bertugas pada upacara penurunan bendera di Stadion Kridaloka, Kecamatan Jepon, Blora, Sabtu (17/8/2019) lalu.
Nira yang tak kunjung juga pulang ke rumah praktis membuat khawatir pihak keluarga.
Kedua orangtua Nira pun sudah melaporkan kasus hilangnya putri ketiga dari tiga bersaudara tersebut ke Mapolsek Jepon.
Ayah Nira, Sudiran, menyampaikan, sebelum menghilang, putrinya tersebut termasuk salah satu anggota paskibra yang bertugas di Stadion Kridaloka, Jepon.
Pada pagi, Nira mengikuti upacara bendera, pun demikian pada sore, Nira juga mengikuti upacara penurunan bendera.
Namun selepas upacara penurunan bendera, Nira sudah tidak diketahui keberadaannya.
"Sekitar jam 6 petang saya ditelepon dan disuruh jemput oleh gurunya, tapi sesampainya di sana Nira sudah tidak ada. Bahkan saya tunggu sampai jam 9 malam juga tak ada kabar," tutur Sudiran saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/8/2019) malam.
Berteman dengan anak jalanan
Dijelaskan Sudiran, sejauh ini Nira tidak pernah memiliki masalah dengan keluarga.
Hanya saja, sambung Sudiran, sejak duduk di bangku SMP, Nira sudah sering tak pulang ke rumah karena pergaulan yang kurang etis.
Nira berkumpul dan berteman dengan anak-anak jalanan di Blora.
"Sudah sering dinasihati tapi membandel. Kalau dulu biasanya mentok tiga hari tidak pulang, tapi ini hampir dua minggu. Infonya sih di Jawa Timur dan ada info di Grobogan. Ya Allah, kamu kemana toh, Nduk ?" kata tukang sapu ini.
Kini, pihak keluarga berharap Nira bisa segera pulang ke rumah.
Pihak keluarga Nira juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian, pihak sekolah dan panitia Paskibra Jepon, namun kabar baik itu tak kunjung tiba.
"Semoga kepolisian bisa segera menemukan anak saya. Kami semua kangen dan khawatir," ucapnya.
Tak masuk sekolah
Guru SMK Bhina Mulya, Blora, Sugiono, mengatakan, Nira sudah tidak masuk sekolah sejak Senin (19/8/2019) hingga saat ini.
Pihak sekolah pun sudah berupaya menelusuri keberadaan Nira melalui keterangan teman-temannya, namun putrinya belum juga ditemukan.
"Sampai saat ini belum masuk sekolah dan belum ada kabar," ujarnya.
Kapolsek Jepon, AKP Sudarno, menerangkan, pihak kepolisian sudah diterjunkan ke lapangan untuk mencari keberadaan Nira.
Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan. Meski demikian, Nira belum juga diketahui keberadaannya.
"Dari hasil keterangan yang kami kumpulkan, Nira diduga ikut anak-anak berandalan. Kami masih mencari keberadaannya. Semoga segera ditemukan dan kembali ke pelukan orang tuanya," kata Sudarno.(*)
SHARE