Gadis Bireuen Ini Harumkan Nama Aceh di Tingkat Nasional, Simak Ceritanya di Sini

SHARE


BIREUEN – Indrian Puspita Rahmadhani menjadi wakil dari Aceh tahun ini untuk pengibar bendera di halaman Istana Negara saat upacara memperingati HUT ke 74 RI 17 Agustus lalu.
Indrian selama sebulan berada di Jakarta, dan Selasa (27/08/2019) telah kembali ke sekolahnya yaitu SMAN 1 Bireuen.
Kepada Serambinews.com, ia bercerita, selama ini banyak pengalaman penting yang menjadi catatan, salah satunya adalah berbaur dengan anggota Paskibra berjumlah 68 orang dari 34 provinsi di Indonesia.
Mereka dilatih kembali dalam hal baris berbaris serta disiplin tepat waktu untuk latihan, disiplin belajar maupun istirahat.
Saat pengibaran bendera pusaka, ia dipercayakan dalam kelompok 17 dan sukses menjalankan tugas tersebut. Idrian yang didampinginya ibu Ely Hanafi mengatakan, suksesnya terpilih sebagai paskibra nasional tidak
lepas dari ketekunan, belajar serta disiplin berlatih, disiplin menggunakan waktu untuk belajar dan latihan.

“Banyak hal menjadi penting saat latihan maupun mengibarkan bendera,” ujarnya.
Atna Miranja selaku pelatih Paskibra yang didampingi Nazari mantan alumni Paskibra Bireuen menambahkan, Indrian dipercayakan sebagai pembina adik-adik nantinya dalam hal Paskibra untuk lebih berhasil dan sukses.
Dari banyak pengalaman, katanya semua tertumpu kepada disiplin dan belajar, belajar menjadi penting.
Menjawab wartawan menyangkut keinginan dan cita-citanya, siswa kelas II SMAN 1 Bireuen mengaku ingin menjadi Taruni Akmil.
“Saya ingin menjadi seorang taruni di akademi militer,” ujarnya. Keinginan tersebut katanya, termotivasi sejak lama ditambah setelah melihat kakak-kakak pelatih Paskibra di Jakarta yang begitu disiplin dalam menjalankan
tugas saat mendampingi mereka, maka keiginan masuk Akmil semakin kuat.

Ia berharap rekan-rekan satu sekolah di SMAN 1 Bireuen dan remaja putri lainnya untuk terus belajar, berlatih dan disiplin meraih masa depan.
Sebagaimana diketahui anak pasangan dari M Faris A Roni Nurjaman dan Ely Hanafi menempuh jalan panjang sehingga ditetapkan sebagai satu dari dua wakil dari Aceh ke istana negara tahun ini.
Awalnya terpilih sebagai wakil dari SMAN 1 Bireuen untuk pengibar bendera, ada 300 peserta dari seluruh SMA di Bireuen, mereka dibina dan dilatih di GOR Bireuen.
Kabid Olahraga, Disdikpora Bireuen, Usdami kepada wartawan mengatakan, terpilihnya Indrian bukan
kebetulan, tapi hasil seleksi ketat yang sangat disiplin, setiap pelatihan ada penilaian masing-masing dan ada rumus penilaian. Idrian telah melaksanakan tugas dengan baik dan diharapkan menjadi orang yang
dapat membimbing rekannya atau melatih sebagai anggota paskibra. (*)

Biodata
Nama : Indrian Puspita Ramadhani
Lahir  : Bireuen, 10 Nopember 2003
Orang tua: Roni Nurjaman/Ely Hafni
Anak pertama dari dua bersaudara
Tinggi badan 172 cm dan berat badan 60 kg
Alamat Desa Lhok Awe, Kota Juang Bireuen.
SHARE