Ekses Jalan Diblokir, Ratusan Siswa Tanah Jambo Aye tak Bisa ke Sekolah

SHARE


LHOKSUKON – Ratusan pelajar dan siswa di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara pada Selasa (27/8/2019) pagi, tertahan di kawasan jalan Desa Rawang Itek, Kecamatan setempat.
Mereka tak bisa melanjutkan perjalanan ke sekolah, karena jalan yang menghubungkan jalan nasional ke sekolah mereka sudah diblokir warga.
Eksesnya, menunggu pemblokiran jalan di kawasan tanggul irigasi kawasan desa setempat.
Untuk diketahui, jalan tersebut diblokir puluhan warga Desa Rawang Itek Selasa (27/8/2019) sekira pukul 00.30 WIB.
Pemblokiran jalan tersebut, dilakukan warga sebagai bentuk protes terhadap pemerintah, yang belum membangun jalan tersebut.
Padahal kondisi jalan tersebut sudah rusak parah.
Saat hujan tersebut tergenang air dan berlumpur dan ketika kemarau, jalan tersebut berdebu.
Akibat pemblokiran jalan tersebut, akses transportasi lumpuh dari pukul 00.30 sampai pukul 10.30 WIB.
Jalan tersebut diblokir dengan menggunakan kayu dan seng yang dibuat seperti pagar, sehingga sama sekali tak bisa dilintasi dengan menggunakan roda dua, apalagi roda empat.
Warga juga menempelkan karton di kayu yang dirintangi untuk memblokir jalan tersebut dengan kalimat-kalimat kritikan. Antara lain ‘Selamat datang di jalan belum merdeka’, Negeri kita sudah merdeka, tapi bagi kami tidak pernah merasakan merdeka itu,”Kon Janji yang meumat, tapi bukti yang kamo lake’ Stop, debu membunuhmu’.
Serta sejumlah kalimat kritikan lainnya.
“Ia siswa kami tak bisa ke sekolah pagi ini, karena jalan tersebut diblokir. Bukan hanya siswa guru juga tertahan di lokasi jalan yang sedang diblokir,” ujar Kepala SMA Negeri 3 Citra Bangsa Tanah Jambo Aye, Jailani SPd kepada Serambinews.com, Selasa (27/8/2019). (*)
SHARE