Bupati Aceh Singkil Bentuk Tim Peneliti Kayu Bajakah, Disinyalir Berkhasiat Obat

SHARE


SINGKIL - Temuan kayu bajakah dalam petualangan wartawan, di hutan Rawa Singkil, di kawasan Kecamatan Kuala Baru, mendapat respon dari Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid. 
Ia memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Edy Widodo, segera meneliti kayu bajakah secara medis.
"Pak Kadis Kesehatan segera teliti kandungan air dan kayu bajakah secara medis. Apakah yang ada di hutan rawa Singkil, bisa jadi obat seperti di Kalimantan," kata Dulmusrid, Jumat (23/8/2019).
Menurut Dulmusrid, penelitian medis penting agar masyarakat tidak salah kaprah.
Mengingat keberadaan bajakah di hutan Aceh Singkil, setelah diberitakan wartawan, mendapat respon dari masyarakat.
Dulmusrid juga meminta masyarakat menjaga kayu yang dalam bahasa setempat disebut kayu aka, agar tetap lestari sampai anak cucu.
Bupati Aceh Singkil, punya pengalaman sendiri mengenai kayu bajakah.
Pada medio 90-an kala menjadi kernet mobil kayu, masuk ke luar hutan sering melihat kayu bajakah di kawasan Danau Paris. 
Bentuknya ada yang bulat hingga sebesar lengan dewasa.
Ada juga agak gepeng yang mengeluarkan airnya dengan cara diperas. 
Ia mengaku, acap meminum air yang keluar dari kayu bajakah setelah dipotong.
"Rasanya ada yang enak, ada juga yang agak nyeri dan gatal di tenggorokan," jelasnya.
Penemuan kayu bajakah diketahui ketika wartawan, saat melakukan petualangan ke Rawa Singkil, ditemani Kepala Tim Patroli Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Singkil Wilayah Kuala Baru, Admi, Selasa (20/8/2019).
 Awalnya tim tidak mengira itu kayu bajakah.
Setelah mendapat informasi dari Admi barulah menyadarinya. 
Kisah kayu bajakah sedang viral saat ini.
Berkat penelitian dua siswi asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Anggina Rafitri, dan Aysa Aurealya.
Zat yang terkandung dalam kayu tersebut, ternyata berkhasiat mengobati penyakit ganas.
Hasil penelitian tersebut, menjadi pemenang dalam perlombaan karya ilmiah di World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan.
 Ternyata bukan hanya di Kalimantan, kayu bajakah juga banyak ditemukan di hutan Rawa Singkil. (*)
SHARE