TKD Kawal Janji Jokowi

SHARE


BANDA ACEH - Tim Kampanye Daerah (TKD) Aceh pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin menyatakan siap untuk mengawal realisasi dari semua janji politik Jokowi selaku Presiden Republik Indonesia terpilih untuk lima tahun mendatang. Terlebih, janji-janji Jokowi yang disampaikan saat berkampanye di Kota Lhokseumawe akhir Mei lalu.
Demikian disampaikan Irwansyah alias Tgk Muksalmina, Ketua TKD Aceh pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, dalam keterangannya kepada Serambi di Banda Aceh , kemarin.
Dia tambahkan, salah satu tugas terberat mereka setelah Jokowi-Ma’ruf Amin dilantik sebagai Presiden RI periode 2019-2024 adalah mengawal semua janji yang pernah disampaikan kepada masyarakat, terutama di Aceh.
“Janji politik ya memang menjadi satu tugas tim TKD (untuk mengawalnya). Memang begitu, kami sudah komit karena fungsi tim setelah menang adalah akan membantu daerahnya masing-masing,” kata Irwansyah yang juga memberi tahu bahwa mereka diundang ke Jakarta oleh Jokowi untuk menghadiri acara silaturahmi dan ramah tamah dengan presiden terpilih itu.
Politisi Partai Nanggroe Aceh (PNA) ini mengatakan, saat ini rangkaian Pemilu 2019 sudah usai dengan diputusnya sengketa pemilu oleh MK dan telah ditetapkan pula jabatan presiden dan wakil presiden terpilih. Oleh karena itu, Irwansyah mengajak semua pihak untuk kembali berangkulan, kompak, dan bahu-bahu setelah semua rangkaian pesta demokrasi usai.
“Pemilu sudah usai, MK pun sudah memutus sengketa pilpres, dengan demikian Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin sah sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024. Kami mengajak semua pihak bersatu untuk membangun Indonesia ke depan, khususnya Aceh,” kata Irwansyah.
Ia juga tak menampik bahwa Jokowi semasa kampanye telah menyampaikan berbagai janji kampanyenya kepada publik, termasuk saat berkampanye di Kota Lhokseumawe akhir Maret lalu. Pihak TKD Aceh berjanji akan mengawal semua janji politik tersebut. “Janji politik juga menjadi salah satu tugas tim TKD Aceh,” katanya.
Dia juga menyebutkan bahwa Jokowi telah berjanji untuk memperpanjang alokasi dana otonomi khusus (otsus) untuk Aceh, memaksimalkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, dan menuntaskan semua proyek strategis nasional (PSN) yang telah dicanangkan selama ini. (Baca: 11 Janji Jokowi di Aceh)
Tak hanya itu, TKD Aceh juga akan mengawal berbagai kebutuhan pokok masyarakat nantinya, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Artinya, komitmen TKD bukan hanya sebatas pada pointer-pointer janji Jokowi-Ma’aruf Amin semasa kampanye. “Perlu diketahui juga bahwa banyak yang sudah kita beri tahu kepada Pak Jokowi pada saat kampanye, bahkan janji pada kampanye di Lido Graha (Lhokseumawe) itu rujukan Pak Jokowi dari sambutan saya tentang harapan kita jika beliau menang,” kata Irwansyah.
Untuk diketahui, janji kampanye yang dirilis ulang Serambi hari ini dikutip ulang dari sambutan Jokowi paad kampanye terbuka di Hotel Lido Graha, Kota Lhokseumawe, 26 Maret 2019. Janji kampanye tersebut juga pernah diberitakan oleh sejumlah media, termasuk Harian Serambi Indonesia edisi 27 Maret 2019.
Presiden terpilih
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pasangan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo-M’aruf Amin sebagai pemenang dan sebagai capres/cawapres terpilih pada Pilpres 2019. Keputusan itu ditetapkan dalam sidang pleno di Kantor KPU, Minggu (30/6/).

Penetapan tersebut dilaksanakan KPU seusai Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 yang diajukan pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandi. Seluruh gugatan yang diajukan Prabowo-Sandi kandas, karena sembilan hakim MK yang menyidang perkara itu menolak seluruh gugatan pihak pemohon (Prabowo-Sandi) tanpa ada pendapat beda atau dissenting opinion.
Dengan berakhirnya gugatan sengketa pemilihan presiden dalam Pemilu 2019 itu, maka pasangan capres/cawapres nomor urut 01, sah menjadi pemenang karena meraih suara terbanyak dalam Pilpres 2019. Sebelumnya, saat KPU menuntaskan rekapitulasi suara untuk Pilpres akhir Mei lalu disebutkan, jumlah suara sah nasional sebanyak 154.257.601.
Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin sebanyak 85.607.362 atau sekitar 55,50 persen dari total suara sah nasional. Sedangkan jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebanyak 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.
SHARE