Tiga Jam Terombang-ambing, Sembilan Nelayan Tenggelam di Perairan Teunom

SHARE


MEULABOH - Sembilan nelayan Aceh Barat dilaporkan tenggelam saat Kapal Motor (KM) Doa Mama yang mereka tumpangi karam di perairan Kecamatan Teunom, Aceh Jaya, Senin (29/7) dinihari sekira pukul 03.00 WIB. Setelah sempat terombang-ambing selama 3 jam di laut, para nelayan ini akhirnya diselamatkan sebuah boat kecil yang merapat ke lokasi mereka tenggelam.
Iskandar, salah seorang nelayan yang teggelam tersebut kepada Serambi, Senin (29/7) sore, mengatakan, mereka saat itu dalam perjalanan pulang melaut. Tiba-tiba boat yang mereka tumpangi dihantam ombak besar hingga bocor dan perlahan tenggelam. “Seluruh isi boat tumpah ke laut dan kami sempat bergantungan di boat tersebut dalam kondisi air laut yang dingin. Sekitar 3 jam kemudian, baru lewat boat kecil, sehingga ditolonglah kami,” cerita Iskandar.
Ia menjelaskan, karena boat yang lewat itu kecil, maka mereka tidak bisa semuanya menumpang lantaran dikhawatirkan ikut tenggelam. Kemudian datang satu boat lagi untuk membantu namun juga tak bisa membawa banyak penumpang karena ukurannya kecil. “Akhirnya boat itu membawa dua orang saja ke darat untuk meminta pertolongan. Sedangkan kami bertahan di tengah laut,” ucapnya. “Lalu ditolonglah kami oleh Basarnas Pos Meulaboh bersama TNI AL dan Polairud Polres Aceh Barat yang membawa kami ke daratan di Meulaboh.
Sementara itu, kedatangan nelayan yang tenggelam disambut tangisan keluarga. Mereka yang menunggu di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pangong, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat menyambut haru dan tetes air mata kepulangan keluarnya. “Kami sangat cemas mendapat laporan keluarga kami tenggelam,” ujar seorang wanita sambil mengendong anaknya.
Proses evakuasi sembilan nelayan tenggelam dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas Pos Meulaboh, TNI AL, dan Polairud Aceh Barat dengan mengerahkan speedboat. Para nelayan ini dijemput tim penyelamat di tengah laut. Tim penjemput ini di bawah pengawasan Koordinator Basarnas Pos Meulaboh, Dwi Hetno, Kasatpolairud Polres Aceh Barat, Iptu Slamet, dan Danpos TNI AL Meulaboh, Letda (P) Ramadi.
“Tim sampai kembali ke Meulaboh sekira pukul 17.00 WIB. Tim pergi menjemput setelah menerima laporan dari nelayan bahwa ada boat asal Aceh Barat tenggelam di laut,” terang Kasatpolairud, Iptu Slamet didampingi Ramadi.
Dibeberkannya, semua nelayan berhasil diselamatkan dan hanya boat serta semua muatan yang tenggelam ke laut. Tapi, ucap dia, ada laporan bahwa boat yang tenggelam itu akan diupayakan tarik ke pantai. “Dari 9 nelayan yang berhasil diselamatkan, dua orang masih di Teunom karena sedang mengupayakan menarik boat tenggelam ke daratan,” tutupnya.
SHARE