Heboh! Gerombolan Anjing Hutan Muncul di Lhoong Aceh Besar, Mangsa Ayam Milik Warga

SHARE


JANTHO – Warga sejumlah gampong di Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, seminggu terakhir dihebohkan dengan kemunculan segerombolan binatang liar yang diduga anjing hutan masuk ke permukiman warga.
Binatang yang menyerupai anjing tersebut dilaporkan ‘berprilaku’ berbeda dari anjing pada umumnya.
Karena sejak kemunculan segerombolan binatang yang tidak diketahui spesies atau jenisnya itu telah memangsa ayam-ayam milik warga Gampong Jantang, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar.
Informasi itu pertama kali disampaikan Armiadi Abdullah, seorang tokoh masyarakat Lhoong, kepada Serambinews.com, Selasa (30/7/2019).
Menurutnya, segerombolan binatang liar berjumlah 6 ekor tersebut pertama kali dilihat oleh warga di pergunungan Cot Jeumpa, masih dalam Kecamatan Lhoong.
Kemudian, beberapa hari lalu, diketahui berkeliaran pada malam hari di Gampong Jantang dan Gampong Umong Seuribee, Kecamatan Lhoong.
“Padahal antara pergunungan Cot Jeumpa dengan Gampong Jantang itu terpaut jauh kurang lebih 3 kilometer.
Sedangkan dengan Gampong Umong Seuribee itu berjarang sekitar 10 kilometer dari Cot Jeumpa,” kata Armiadi.
Ia menjelaskan sisi perbedaan binatang liar itu dengan anjing pada umumnya, dari raungannya.
Lalu, anjing-anjing selama ini yang ada di Kecamatan Lhoong, tidak pernah terdengar memangsa ayam-ayam milik warga.
Sehingga, perlu penelusuran dan penelitian binatang apa itu sebenarnya.
Kalau dilihat dari bentuk muka atau moncongnya, memang berbeda dengan anjing pada umumnya.
“Kalau yang didapati di Gampong Jantang, binatang itu terbunuh setelah terjerat tali saat memasuki kandang ayam milik warga dan memakan ayam-ayam di kandang.
Lalu di Gampong Umong Seuribee berhasil ditangkap hidup-hidup,” pungkas Armiadi.
Sementara itu, mantan Keuchik Umong Seuribee, Hanafiah yang dihubungi Serambinews.com, tadi sore mengakui ada kemunculan segerombolan binatang liar tersebut.
Tapi, menurutnya, binatang menyerupai anjing tersebut merupakan jenis anjing hutan.
Karena, sepengetahuannya tidak ada spesies serigala di Indonesia.
“Dari ekornya memang terlihat berbeda dari anjing pada umumnya.
Tapi, menurut saya itu bukan serigala, tapi anjing hutan.
Sebanyak dua ekor yang terjerat perangkap warga telah kami lepaskan kembali di dalam hutan dalam kondisi masih hidup,” ungkap Hanafiah.(*)
SHARE