Viral, Seorang Bayi di Kalimantan Lahir dengan Ekor Sepanjang 12 Cm di Tubuhnya

SHARE


KALIMANTAN - Tidak semua bayi yang lahir ke dunia ini terlahir dengan sempurna.
Setiap bayi yang terlahir di dunia ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan dengan pemberitaan tentang seorang bayi yang lahir dengan memiliki ekor.
Berita bayi terlahir dengan memiliki ekor ini awalnya dibagikan oleh seorang pengguna sosial Facebook bernama Neo Kasastra.
Postingan tentang bayi yang memiliki ekor ini diunggah pada 12 Juni 2019.
Hingga saat ini postingan ini sudah mendapat 254 like, 132 komentar, sudah lebih dari 4000 kali dibagikan.
Mengutip dari akun Facebook Neo Kasastra, terdapat unggahan beberapa potret foto seorang bayi yang memiliki ekor di bagian bokong.
Dalam foto tersebut terlihat ekor bayi tersebut memiliki panjang 12 cm.

Viral, seorang bayi diKalimantan, lahir dengan memiliki ekor sepanjang 12 cmFacebookNeo Kasastra

Kasus ini terjadi di Pulau Kalimantan, namun tak dijelaskan di mana lokasi tepatnya.
Melihat dari percakapan yang ada di kolom komentar, akun Neo Kasastra menuliskan bahwa bayi ini masih hidup dan dalam keadaan yang sehat.
Tak hanya itu, akun Neo Kasastra juga menyebutkan bayi ini akan segera dioperasi untuk memotong bagian ekornya.

Kolom komentar akunFacebookNeo KasastraFacebookNeo Kasastra

Kasus bayi terlahir dengan ekor ini sebelumnya pernah terjadi di Tiongkok dan India.
Diberitakan Kompas.com, pada tahun 2016 silam, ada seorang bayi bernama Yang Yang asal Tiongkok lahir dengan ekor sepanjang 15 cm.
Dokter menduga pertumbuhan itu terjadi akibat tulang belakangnya tidak terbentuk sempurna sejak dalam rahim.
Hal ini karena kondisi cacat tabung saraf.
Ibu Yang mengatakan, awalnya tidak ada masalah dengan pertumbuhan seperti ekor itu.
Namun, lama-kelamaan, ibunya melihat ada yang tidak beres dengan Yang.
Bayi mungil itu seperti tidak memiliki kekuatan untuk menendang-nendang seperti bayi lainnya.
Keluarga pun akhirnya menyetujui tindakan operasi ekor Yang, tamun, tim dokter dari Southwest Hospital harus menunggu Yang cukup umur untuk menjalani operasi.
Kasus lain terjadi India, ada seorang anak bernama Arshid Ali Khan (13) yang terlahir dengan ekor sepanjang 18 cm.
Para ahli percaya, Arshid juga mengalami cacat tabung saraf.
Melansir dari Tribunjogja.com, Arshid dianggap sebagai dewa monyet reinkarnasi Hanuman. Ia dipanggil dengan sebutan Balaji oleh masyarakat setempat.
Beberapa orang datang padanya untuk berdoa dan meminta berkat. Terkadang, orang yang datang memberikan uang padanya sebagai hadiah.
Dokter sempat membujuk agar ekor itu dihilangkan, tetapi tekanan dari masyarakat begitu kuat agar itu tak dilakukan.
Seiring berjalannya waktu, kaki Balaji bengkok dan ia tak dapat berjalan bila tidak memakai alat bantu.
Karena tak mampu berjalan, ia harus duduk di kursi roda. Hingga pada tahun 2015 Arshid kemudian dioperasi.
Operasi itu diharapkan bisa membantu Arshid bergerak lebih baik di kemudian hari. (*)
SHARE