Terungkap, Pembobol Payment Point Bank Syariah Mandiri Lhokseumawe Ternyata Karyawannya Sendiri

SHARE


LHOKSEUMAWE - Tim Reskrim Polres Lhokseumawe berhasil membekuk seorang pria selaku tersangka pembobol payment point (kantor penerima setoran nasabah) Bank Syariah Mandiri di Komplek PT Perta Arun Gas (PAG) Batuphat Lhokseumawe, Minggu (30/6/2019) dini hari di kawasan Langsa.
Tersangka berinisial AS, warga Muara Dua Lhokseumawe tersebut, merupakan karyawan Bank Syariah Mandiri juga.
Bahkan selama ini dia merupakan sosok karyawan yang dipercayakan untuk memegang kunci gembok dan kunci pintu payment point Bank Syariah Mandiri Komplek PT PAG.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang, menyebutkan, setelah kejadian pembobolan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan sejumlah karyawan Bank Syariah Mandiri Cabang Lhokseumawe.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui AS salah satu orang yang dipercaya memegang kunci gembok dan kunci pintu kaca payment point dalam Komplek PT PAG.
"Dikarenakan kondisi di TKP, yakni gembok tidak rusak dan kunci pintu pun tidak rusak, maka langsung tersangkanya mengarah ke AS. Namun saat kita lakukan pencarian, AS sempat melarikan diri ke Langkat Sumatera Utara. Sehingga saat dia dalam perjalanan pulang, yakni sampai di Langsa, langsung kita tangkap," paparnya.
Ditambahkan, dalam perkara ini pihaknya telah mengamankan dua gembok dan satu cash box.
Diberitakan sebelumnya, kantor kas Bank Syariah Mandiri di Kompleks Perumahan PT Perta Arun Gas (PAG) Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Rabu (26/6/2019) siang dibobol maling.
Sehingga uang Rp 19.841.000 yang berada di dalam brankas kecil, hilang.(*)
SHARE