Sekali Panen 800 Kg, Kepiting Soka Banda Aceh di Kirim Ke Medan dan di Ekspor ke Luar Negeri

SHARE


BANDA ACEH - Gampong Cot Lamkuweuh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, salah satu desa penghasil kepiting soka atau kepiting lunak kualitas ekspor.
Zulfan (48), salah seorang petambak kepiting soka di kawasan itu mengaku, sudah merintis usaha budi daya kepiting lunak ini selama enam tahun.
Kepiting soka hasil panen dari tambak Zulfan, selain dijual untuk pasar lokal di Banda Aceh.
Areal tambak kepiting soka, di Gampong Cot Lamkuweuh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.
Areal tambak kepiting soka, di Gampong Cot Lamkuweuh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh. (SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA)
Sebagiannya  juga di kirim ke Medan, Sumatera Utara untuk di ekspor ke pasar luar negeri.

Setiap kali panen bisa menghasilkan sebanyak 800 kilogram kepiting soka.
Pekerja memasukkan bibit kepiting soka ke dalam keranjang.
Pekerja memasukkan bibit kepiting soka ke dalam keranjang. (SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA)
“Itu bibitnya sebanyak satu ton lebih, menghasilkan 800 kilogram kepiting soka”, ungkap Zulfan.
Dia menambahkan, setiap lima belas hari kepiting soka sudah bisa dipanen, tergantung bibitnya, kalau bibitnya bagus bisa dalam sepuluh hari.
Memanen kepiting soka.
Memanen kepiting soka. (SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA)
Untuk bibitnya, didatangkan dari Panton Labu, Aceh Utara, dengan harga beli Rp 53.000 per kilogram.
Untuk satu kali pembibitan, bisa mengeluarkan modal Rp 53 juta dengan jumlah satu ton kepiting.
Bibit kepiting soka gagal, mati hingga tidak berganti kulit.
Bibit kepiting soka gagal, mati hingga tidak berganti kulit. (SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA)
Permintaan kepiting soka untuk pasar ekspor lumanyan bagus.
Harga jual kepiting soka saat ini Rp 105 ribu per kilogram. (*)
SHARE