Sedang Traveling Baterai Smartphone Cepat Habis? Begini Cara Menghemat Baterai Ponsel saat Liburan

SHARE


Tips dan trik untuk menghemat baterai ponsel saat kamu sedang melakukan perjalanan atau traveling.
Saat ini, ponsel sudah menjadi satu benda wajib yang harus dibawa kemanapun oleh setiap orang karena memiliki beragam kegunaan.
Namun kadang, saat sedang traveling baterai ponsel kita menjadi cepat habis, tentu saja momen ini akan menjadi sangat menyebalkan.
Untuk menghindari baterai smartphone cepat habis, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan.
Ilustrasi aplikasi di Android (Unsplash/Christian Wiediger)
Berikut tips dan trik yang mudah untuk menghemat baterai ponsel ketika sedang traveling.
1. Stop Aplikasi yang Paling Boros Baterai
Smartphone biasanya dibekali dengan sejumlah aplikasi, entah bawaan dari sistem atau yang pengguna pasang (install) sendiri yang bisa menyedot baterai jika digunakan terus-menerus.
Oleh karena itu, cek aplikasi apa saja yang paling banyak menguras baterai di masing-masing pengaturan ponsel.
Di ponsel berbasis Android, misalnya, pengguna bisa mengunjungi "Settings" dan pergi ke menu "Baterry & performance" dan pilih "Power usage".
Di pengaturan tersebut, pengguna bisa melihat aplikasi mana saja yang paling menguras baterai.
Perlu diingat, masing-masing menu di smartphone mungkin berbeda.
2. Turunkan Tingkat Kecerahan (brightness)
Biasanya kecerahan dari sebuah layar smartphone akan menentukan tingkat kenyamanan dalam melihat tampilan di layar.
Namun tingkat kecerahan pun dapat mempengaruhi besarnya daya baterai yang digunakan, semakin tinggi tingkat kecerahan layar akan membuat daya baterai semakin terhisap.
Untuk itu pengguna dapat menyesuaikan tingkat kecerahan sesuai dengan kondisi yang terjadi dan sebaiknya tidak menggunakan kecerahan otomatis karena akan menggunakan sensor cahaya yang menguras baterai pula.
3. Matikan Sinyal Radio yang Tak Penting
Beberapa fitur ponsel seperti NFC, GPS, Wi-Fi dan sebagainya memang ini menggunakan layanan radio.
Beberapa diantaranya berguna untuk kemudahan aktifitas pengguna, seperti menyambungkan ponsel dengan hotspot dan membayar menggunakan uang digital (e-money).
Namun, terkadang pengguna lupa mematikan fitur tersebut ketika sudah tidak dibutuhkan.
Nah, jika dibiarkan terus aktif ketika tidak digunakan, fitur-fitur tersebut akan menguras daya baterai, oleh karena itu sebaiknya mematikan Wi-Fi, GPS, Bluetooth, dan fitur konektivitas lainnya ketika tidak digunakan.
4. Jangan Tinggalkan Aplikasi Berjalan di Background
Multi-tasking merupakan sebuah istilah dimana pengguna menjalankan sederet aplikasi secara bersamaan di smartphonemereka.
Kegiatan tersebut memudahkan pengguna untuk kembali ke aplikasi-aplikasi yang sering dibuka, tanpa harus me-restart aplikasi.
Di sisi penggunaan baterai, multi-tasking sejatinya menguras baterai lantaran aplikasi berjalan di sistem ponsel dan memori.
Untuk menghindari pemborosan baterai, tutup aplikasi yang tidak digunakan sesaat pengguna meninggalkan aplikasi tersebut.
Hindari menekan tombol home untuk kembali ke layar utama ponsel.
Sebaiknya, pengguna menekan tombol "recent apps" atau "task manager" dan sejenisnya, untuk menutup aplikasi yang tidak terpakai dan masih berjalan di memori ponsel.
Aplikasi (Pexels)
5. Matikan notifikasi yang tidak penting
Sejumlah aplikasi biasanya dibekali dengan kemampuan mengantarkan informasi lewat notifikasi agar mudah dilihat oleh pengguna, jika memang ada hal penting yang perlu pengguna tau.
Misal, untuk update berita atau sekadar memberi tahu ada pesan masuk.
Namun, penggunaan notifikasi bisa menguras baterai jika pengguna tak mengontrol aplikasi mana yang bisa mengantarkan informasi melalui notifikasi.
Untuk itu, matikan beberapa notifikasi untuk aplikasi yang menurut pengguna tak dibutuhkan.
Untuk mengakses izin notifikasi, pengguna bisa mengunjungi menu "Settings" pada ponsel masing-masing dan pergi ke menu "App notifications" atau menu serupa.
6. Gunakan fitur power saving dalam ponsel
smartphone (lifeandthyme.com)
Biasanya, fitur penghemat baterai ini telah tersedia pada beberapa jenis smartphonekeluaran terbaru.
Dengan fitur ini pengguna dapat mengatur aplikasi yang dapat berjalan di latar belakang agar hemat dalam menggunakan daya baterai.
Fitur ini memang berguna lantaran bisa membatasi kemampuan smartphone dan hanya fitur yang penting saja yang akan berjalan, seperti telepon, sms, internet, dan sebagainya.
Walhasil, baterai ponsel pun tak terkuras oleh beberapa aplikasi dan fitur yang tak begitu dibutuhkan.
Oleh karena itu, manfaatkan fitur power savingdi smartphone agar penggunaan ponsel tak memakan baterai berlebih.
7. Gunakan aplikasi ponsel yang bebas iklan
Beberapa aplikasi memang ada yang gratis dan ada yang berbayar.
Biasanya, aplikasi yang bisa dipasang secara gratis dibekali dengan sistem ads guna menampilkan iklan di dalam antarmuka aplikasi.
Untuk menampilkan iklan, ponsel membutuhkan tenaga ekstra, seperti penggunaan data dan baterai ekstra.
Untuk itu, gunakan aplikasi yang bebas iklan atau aplikasi berbayar guna menghindari iklan yang mungkin mengganggu dan sejatinya menguras baterai ponsel.
SHARE