Polsek Jajaran Polres Aceh Utara Tiba-tiba Gelar Razia Serentak

SHARE


LHOKSUKON - Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Jajaran Polres Aceh Utara pada Minggu (16/6/2019) menggelar razia secara serentak di kawasannya masing-masing.
Ternyata razia tersebut diadakan untuk mempersempit ruang gerak puluhan narapidana dan tahanan Rutan Lhoksukon yang kabur.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 73 dari 447 total napi dan tahanan Rutan Lhoksukon Aceh Utara kabur Minggu (16/6/2019) setelah membobol tiga pintu tersebut.
Namun, dari jumlah itu, petugas berhasil menangkap 23 napi. Sehingga tersisa 50 lagi yang masih kabur.
Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Wakapolres Kompol Edwin Aldro menyebutkan setelah kejadian tersebut, semua jajaran Polsek diperintahkan untuk menggelar razia untuk mempersempit ruang gerak napi dan tahanan yang kabur.
“Tadi ada yang berhasil ditangkap satu orang dalam razia oleh petugas di Polsek Matangkuli,” ujar Kompol Edwin.
Selain itu kata Wakapolres semua petugas malam ini (tadi malam) dikerahkan untuk mengejar napi dan tahanan yang kabur.
“Malam ini semua petugas, saya bersama kabag Ops yang dipimpin Bapak Kapolres akan terus memburu, menyekat dan mempersempit ruang gerak mereka,” ujar Kompol Edwin.
Disebutkan, pihaknya sedang menyelidiki siapa dalang yang membobol rutan tersebut kemudian kabur bersama puluhan napi lainnya.
Petugas akan memintai keterangan dari napi yang sudah berhasil ditangkap, sehingga diperoleh informasi yang lengkap bagaimana kronologis sebenarnya.
Disebutkan, tidak rusuh sebelumnya, karena memang mereka berniat melarikan diri setelah membobol rutan.
“Jadi pintu pertama, kedua dan pintu gerbang ketiga dirusak mereka beramai-ramai. Petugas kita memang ada yang berjaga dan berusaha menahannya, tapi karena mereka sangat ramai sehingga kalah jumlah kita,” kata Wakapolres.(*)
SHARE