Pemohon Paspor di Imigrasi Banda Aceh Naik Drastis, Prosesnya Bisa Mencapai Enam Hari

SHARE


BANDA ACEH - Para pemohon paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Banda Aceh naik drastis selama beberapa hari terakhir.
Pantauan Serambinews.com di Kantor Imigrasi Banda Aceh, Kamis (27/6/2019).
Sejak pagi sudah ada, ratusan warga yang mengantri untuk permohonan paspor di kantor tersebut.
Kedatangan mereka ada yang ingin mendaftar antrean secara online, melakukan verifikasi berkas dan perekaman, hingga mengambil paspor yang sudah selesai.
Namun yang tampak antrean panjang di proses verifikasi data dan rekam biometrik/foto. Bahkan ruang tunggu imigrasi tampak penuh, hingga beberapa orang harus menunggu di luar ruangan.
Pelayanan sempat terganggu sekitar setengah jam akibat adanya pemadaman listrik di kawasan tersebut.
Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas IIA Banda Aceh, Irawan melalui Kasi Lalulintas Keimigrasian, Muhammad Hatta kepada Serambi, Kamis (27/6/2019) mengatakan, bahwa sejak beberapa hari terakhir memang terjadi peningkatan drastis para pemohon paspor.
Saat ini jumlah yang memohon paspor mencapai 200 orang setiap harinya. Biasanya mereka hanya melayani 100-130 orang/hari.
Menurutnya, hal itu terjadi karena saat ini sedang memasuki musim liburan sekolah. Sehingga banyak warga yang memanfaatkan waktu itu untuk berlibur ke luar negeri.
Katanya, rata rata mereka yang mengurus paspor akan berangkat ke Malaysia, baik berobat maupun liburan.
Fenomena ini diduga berkaitan dengan murahnya tiket ke luar negeri ketimbang penerbangan domestik.
Selain itu, penyebab lain juga karena saat ini sedang ada penyesuaian dan gangguan sistem onlime.
Sehingga proses pengurusan paspor menjadi lebih lama dari hari biasanya.
"Jika hari biasa paspor itu bisa selesai dalam waktu tiga hari, kalau sekarang empat hingga enam hari baru bisa selesai. Karena pemohon memang lagi rame, ditambah lagi ada masalah sistem," ujar Muhammad Hatta.
Namun, lanjutnya, pemohon dapat mengecek status/kesiapan paspornya melalui nomor WA yang nanti bisa diambil di kantor Imigrasi. (*)
SHARE