Istri 2 Kali Tinju Suami di Kepala Hingga Tewas, Korban Terbentur Tembok dan Terjatuh ke Dalam Got

SHARE


KUPANG - Aparat Kepolisian Resor Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus seorang istri yang diduga membunuh suaminya.
Hironimus Ganar, warga Kelurahan Wae Belang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga tewas dibunuh sang istri Ernes Ida Mamur (53).
"Saat ini, kami sedang periksa sejumlah saksi, termasuk terduga pelaku Ernes Ida Mamur,"ungkap Kasat Reskrim Polres Manggarai AKP Wira Satria Yudha, kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (17/6/2019) pagi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut Wira, diketahui kalau sebelum tewas, pasangan suami istri itu terlibat pertengkaran yang berujung perkelahian.
Peristiwa itu bermula ketika Hironimus dan Ernes bertengkar.
Belum diketahui penyebab pertengkaran itu.
Wira menjelaskan, pertengkaran mulut berlangsung hingga di dalam kamar dan sempat terjadi perkelahian.
Perkelahian pun berlanjut sampai di lorong samping rumah.
Pada saat berkelahi, Hironimus menggigit jari telunjuk Ernes hingga luka dan berdarah.
Pelaku secara spontanitas, langsung memukul korban tepat di kepala bagian belakang, dengan menggunakan kepalan tangan kiri sebanyak dua kali.
"Ditinju dua kali di kepala, korban lalu terjatuh di got dan kepala terbentur pada tembok,"ungkap Wira.
Setelah itu, korban langsung terkapar dan tidak berdaya.
Melihat korban sudah tidak berdaya, pelaku langsung meminta bantuan warga sekitar untuk membantu membawa korban ke rumah sakit.
"Namun nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan dari rumah menuju Rumah Sakit Cancar,"kata Wira.
Setelah menerima laporan kejadian itu, polisi kemudian bergerak cepat dan menangkap Ernes.
"Kasus ini sedang kami dalami dengan mengumpulkan sejumlah bukti," kata Wira.
Sebelumnya diberitakan, Ernes, seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Waem Belang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), nekat membunuh suaminya Hironimus.
Kapolres Manggarai AKBP Cliffry Steiny Lapian mengatakan, pembunuhan itu diduga akibat percekcokan dalam rumah tangga keduanya.
Kasus itu kini ditangani secara intensif oleh Satuan Reskrim Polres Manggarai.
"Untuk kejadian tersebut masih kami dalami lebih lanjut sebab kematian korban," ujar Lapian kepada Kompas.com, Minggu (16/6/2019).
Pelaku Ernes kemudian dibawa ke Mapolres Manggarai untuk diperiksa.
Sedangkan jenazah Hironimus disemayamkan di rumah duka di Kecamatan Ruteng.
SHARE