Beri Oreo Berisi Pasta Gigi untuk Gelandangan, YouTuber Dipenjara

SHARE


BARCELONA Seorang bintang YouTube harus menjalani hukuman penjara setelah memberi biskuit Oreo berisi pasta gigi kepada seorang gelandangan.

Kanghua Ren atau lebih dikenal dengan nama ReSet, dijatuhi hukuman 15 bulan penjara dan membayar kompensasi 19.000 euro atau sekitar Rp 319 juta akibat perbuatannya di Barcelona, Spanyol itu.

Pengadilan memutuskan, Kanghua melanggar integritas moral sehingga layak dijatuhi hukuman penjara.

Meski divonis penjara, Kanghua nampaknya tidak akan lama berada di balik jeruji besi berkat aturan lunak undang-undang Spanyol terhadap mereka yang baru pertama kali melanggar hukum.

Namun, Kanghua nampaknya harus kehilangan akun YouTube dan media sosialnya setelah pengadilan Barcelona memutuskan seluruh akun itu harus ditutup selama lima tahun.

Di dalam video "prank-nya" itu, Kanghua terlihat membersihkan lapisan krim biskuit Oreo dan menggantinya dengan pasta gigi.

Pria 20 tahun itu kemudian memasukkankembali beberapa biskuit berisi pasta gigi itu ke dalam bungkusnya.

Tak lama kemudian, masih di dalam video yang sama, Kanghua terlihat menyusuri sebuah ruas jalan di Barcelona.

Dia kemudian berhenti dan berbicara dengan seorang tunawisma bernama Gheorge L yang duduk di luar sebuah gedung.

Kanghua kemudian memberi sejumlah uang kepada Gheorge dan juga biskuit Oreo.

Gheorge terlihat menangkupkan kedua tangannya sebagai tanda terima kasihnya kepada sang YouTuber.

Namun, setelah menyantap biskuit itu, pria berusia 52 gtahun asal Romania itu langsung terlhat sakit dan muntah-muntah lima menit kemudian.

Gheorge nampak amat ketakutan karena dia tak tahu siapa orang yang memberinya biskuit atau isi biskuit yang disantapnya.

Namun, di dalam video itu, Kanghua tak terlihat merasa bersalah dan masih sempat mengeluarkan candaan.

"Saya mungkin agak keterlaluan, tetapi lihat sisi positifnya, biskuit ini bisa membersihkan giginya," ujar Kanghua.

"Saya kira, pria ini belum pernah membersihkan gigi sejak menjadi miskin," tambahnya.
Insiden yang terjadi pada Januari lalu ini seketika memicu kemarahan netizen.

Setelah video tersebut, Kanghua kembali mengunjungi sang tunawisma dan membuat video tentang Oreo.
"Orang-orang terlalu melebih-lebihkan gurauan ini kepada seorang pengemis. Jika gurauan ini dilakukan kepada orang biasa maka tidak akan ada komentar," kata dia.

Kanghua berencana untuk menghabiskan malam bersama Gheorge si tunawisma tetapi polisi yang dipanggil seorang saksi mata datang dan menahan Kanghua.

Di pengadilan, jaksa mengatakan, Kanghua kemudian menghapus video itu dan menawarkan sejumlah uang kepada Gheorge untuk tutup mulut agar "citra publiknya" tidak rusak.

Sementara itu, Gheorge mengatakan, dia belum pernah diperlakukan sedemikian buruk oleh seseorang sejak dia menjad tunawisma.

Dokumen pengadilan yang dilihat harian El Pais menunjukkan, Kanghua bisa meraup uang sebanyak Rp 31 juta dari iklan di akun YouTubenya dan memiliki lebih dari 1 juta orang "subscribers".
SHARE