Terekam CCTV, Aksi Dua Lelaki Berbadan Tegap Bawa Lari Uang Rp 95 Juta dari Dayah Jeumala Amal

SHARE

Meureudu - Sebanyak Rp 95.600.000 uang operasional sekolah di Dayah  Jeumala Amal (DJA) Lueng Putua, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya (Pijay), Senin (18/2/2019) sekira pukul 09.39 WIB raib dibawa kabur oleh dua lelaki berbadan tegap.

Uang tersebut disimpan oleh bendahara MTsS, M Hanafiah (44) di dalam jok sepeda motornya.

Aksi kedua pelaku ini terekam dengan CCTV saat mencongkel jok sepeda motor korban yang diparkir di halaman kompleks MTsS tersebut.

Kapolres Pidie, AKBP Andy NS Siregar SIK melalui Kapolsek Bandar Baru, Pijay, Aiptu Sukrijal SH, Senin (18/2/2019) mengatakan, aksi pencurian yang terjadi di kompleks DJA Lueng Putu, Pijay ini terjadi saat sepeda motor milik M Hanafiah memarkir di halaman MTsS.

"Kala itu M Hanafiah selaku bendahara sekolah setempat pergi ke salah satu Bank (BRI unit Lueng Putu) menarik uang operasional sekolah Rp 95,6 juta menggunakan Sepmor Vario BL6812 O," sebut Aiptu Sukrijal.

Setelah menarik uang tersebut, dalam rentang waktu 10 menit korban pulang ke sekolah dan memarkirkan kendaraan di halaman sekolah.

Sedangkan uang Rp 95,6 juta diletakkan dalam jok sepmor yang telah dibungkus dalam plastik.

Selanjutnya korban masuk ke dalam ruang kelas dengan limit waktu 15 menit.

Saat korban keluar dengan jarak tempuh 50 meter dan hendak mengambil uang ternyata uang tersebut sudah hilang.

"Korban seketika itu menjadi panik," jelasnya.

Melihat kondisi demikian korban langsung melapor ke Satuan Pengamanan (Satpam) dan sekaligus melaporkan secara resmi ke Polsek Bandar Baru.

Dari hasil penyelidikan personel Polsek, terlihat dari Bukti Bukti (BB) yang terekam pada pemantau (CCTV) pintu gerbang DJA pelaku masuk ke kompleks itu beriringan dengan posisi korban.

Artinya korban telah diintai sebelumnya oleh dua pelaku berbadan tegap menggunakan sepmor jenis Jupiter MX 150 dengan nopol tak jelas.

"Pelaku keluar persis pukul 09.45 WIB dan berhasil membawa kabur uang Rp 95,6 juta dan kasus ini sedang dalam penyidikan," kata Aiptu Sukrijal SH.
SHARE