Tahapan Proyek Tol Aceh Sudah Sampai Pembangunan Tiang Jembatan

SHARE

Banda Aceh - Tahapan pelaksanaan proyek pembangunan jalan Tol Aceh, ruas Banda Aceh – Sigli, sepanjang 74 Km, memasuki awal bulan Februari 2019 ini, sudah sampai pada pengerjaan pengecoran tiang jembatan.

“Kalau bulan lalu, tahapan terakhirnya baru sampai pada land clearing atau pembersihan lahan, bagi tanah masyarakat yang sudah dibayar. Untuk  bulan ini, sudah masuk pengeboran dan pengecoran tiang jembatan jalan tol yang mau dibangun,” ungkap Kasatker Pengadaan Tanah Jalan Tol Aceh, Alvisyah kepada Serambinews.com, Jumat (8/2/2019) di ruang kerjanya.

Menurut laporan pihak pelaksana konstruksi jalan Tol Aceh, ruas Banda Aceh – Sigli, yaitu PT Adhi Karya kepadanya, kata Alvisyah, pengeboran dan pengecoran tiang jembatan bulan ini mereka lakukan, supaya lintasan yang badan jalan tol yang terputus oleh sungai atau jurang, cepat tersambung dengan badan jalan yang berada di sebelahnya.

Kalau seluruh lintasan badan jalan tolnya sudah tersambung lurus, kata pihak PT Adhi Karya kepadanya, pelaksanaan pembangunan jalan beton tolnya menjadi lebih mudah dan cepat.

Kondisi itu bisa membuat biaya pembangunannya jadi lebih efisien dan efektif.

Menurut informasi, kata Alvisyah, untuk pembangunan jalan tol dengan lebar sekitar 22 meter dua jalur dan panjang 74 KM, enam pintu masuk, akan menghabiskan dana sekitar Rp 8,4 triliun.

Ini merupakan dana yang cukup besar, makanya PT Hutama Karya selaku Badan Usaha jalan Tolnya bersama PT Adhi Karya selaku rekanan yang mengerjakan konstruksi jalan tol, mereka sudah berkomitmen pembangunan ruas jalan tol Banda Aceh – Sigli ini, bisa selesai lebih cepat.

“Mereka harapkan pada tahun 2022 nanti, bisa dioperasikan. Karena itu, PT Hutama Karya maupun PT Adhi Karya, memohon kepada seluruh lapisan masyarakata Aceh, yang tanahnya terkena lintasan badan jalan Tol Aceh ruas Banda Aceh – Sigli, tanahnya mau dibayar dan ikhlaskan untuk digunakan sebagai lintasan jalur tol Aceh, ” ujar Alvisyah.
SHARE