Perampok Wanita di Aceh Timur Ditangkap, Motor Ditemukan, Uang Rp 4 Juta Dihabiskan Beli Sabu-sabu

SHARE

Idi - Jajaran Polres Aceh Timur menangkap pelaku perampokan terhadap Nurmawati (59), ibu rumah tangga (IRT) asal Gampong Matang Bungong, Kecamatan Idi Timur.

Nurmawati dirampok di jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Nurussalam, Minggu (27/1/2019) pagi sekitar pukul 04.20 WIB, saat hendak pergi shalat Subuh berjamaah ke Julok.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, didampingi Wakapolres Kompol Warosidi, dan Kasat Reskrim AKP Erwin Satrio Wilogo, dalam konferensi pers Rabu (30/1/2019) sore di Mapolres setempat, mengatakan dalam kasus ini tiga tersangka yang diamankan.

Dua diantaranya pelaku perampokan yaitu AN dan ZAI, sedangkan seorang lagi ZAK penadah sepeda motor yang dirampok.

Kapolres mengatakan, kedua perampok AN dan ZAI warga Gampong Tanoh Anou, Kecamatan Idi Rayeuk, telah mengikuti korban menggunakan sepeda motor Honda Vario dari Kecamatan Idi Rayeuk.

Setiba di Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Nurussalam (Bagok), korban ditendang hingga terjatuh.

“Setelah korban terjatuh, lalu AN dan ZAI kembali lagi dan mengambil sepeda motor Honda Scoopy, dan uang Rp 4 juta milik korban secara paksa dan membawanya kabur,” jelas Kapolres.

Pasca kejadian ini, Polres Aceh Timur, membentuk tim gabungan untuk mengungkap pelaku perampokan.

Tak butuh waktu lama, akhirnya, pada Rabu (30/1) pukul 03.00 WIB, tim gabungan berhasil menangkap ZAK, penadah sepeda motor hasil rampokan AN dan ZAI. Dari penadah ini polisi juga menyita narkoba.

Selanjutnya, setelah menangkap ZAK, polisi terus melakukan pengembangan dan akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku perampokan Nurmawati.

“Motif kedua pelaku ini melakukan perampokan karena kecanduan narkoba jenis sabu-sabu. Terbukti, uang Rp 4 juta yang dirampok digunakan untuk beli sabu-sabu,” kata Kapolres.

Kapolres mengatakan, dari para pelaku disita barang bukti, satu unit sepeda motor Honda Scoopy milik korban, satu unit sepeda motor Honda Vario milik pelaku, tiga paket sabu-sabu ukuran kecil, satu ganja, dan empat HP.

“Ketiga pelaku dijerat Pasal 365 KUHP, 480 KUHP, dan Pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancama penjara paling rendah 4 tahun, dan paling lama 12 tahun,” jelas Kapolres.

Belajar dari kejadian ini, jelas Kapolres, kaum ibu diimbau agar tidak pergi sendirian pada malam hari dengan membawa uang, atau perhiasan.

Begitu juga jamaah Safari Subuh, kata Kapolres, setiap subuh panitia telah menyiapkan bus untuk para jamaah di pendopo Idi, dan diharapkan para jamaah agar memanfaatkan bus ini untuk pergi mengikuti safari subuh berjamaah dalam wilayah Aceh Timur.(
SHARE